Rabu, 22 Agustus 2018
Home/ Berita/ Sosok KH Hasyim Muzadi di Mata Din Syamsuddin

Sosok KH Hasyim Muzadi di Mata Din Syamsuddin

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA -- Warga Muhammadiyah merindukan sosok Almarhum KH Hasyim Muzadi, demikian ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015, Din Syamsuddin dalam acara bedah buku biografi KH Hasyim Muzadi di Jakarta Convention Center, Jumat (20/4).

Menurut Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban tersebut, KH Hasyim Muzadi adalah sosok ulama dalam pengertian yang sebenarnya karena memiliki keluasan ilmu pengetahuan keagamaan seperti fikih, kalam tasawuf, filsafat, dan juga keluasan wawasan di luar disiplin ilmu keislaman. Selain itu menurut Din, di dalam diri KH Hasyim Muzadi menyatu wawasan kebangsaan maupun wawasan kemanusiaan yang bersifat universal.

“Tidak banyak ulama yang sampai ke maqam itu. KH Hasyim saya lihat adalah seorang pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial untuk menjadi leader sekaligus manajer. Ulama dan zuama,” ungkap Din.

Menurut Din, khusus bagi Muhammadiyah, kepergian KH Hasyim menimbulkan kesedihan karena almarhum meninggalkan kenangan yang begitu besar bagi Muhammadiyah.

"Oleh karena itu anak-anak muda Muhammadiyah setelah wafatnya KH Hasyim menulis buku, banyak sekali yang berkontribusi, termasuk saya diwawancarai, buku tersebut dapat selesai dalam waktu sepuluh hari. Diluncukan saat peringatan 40 hari meninggalnya KH Hasyim,” ujar Din.

Din juga mengungkapkan bahwa hubungan antara NU dan Muhammadiyah mencapai puncaknya pada masa ketika Din masih menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Kyai Hasyim sebagai Ketua Umum PBNU.

“Masa yang paling mesra, mencapai titik harmonis yang sangat kuat sekali," kenang Din Syamsuddin.

Din menilai, KH Hasyim merupakan sosok orator ulung, pembicara yang sangat luar biasa. “Saya tidak bisa seperti itu yang memadukan logika, kekayaan pengetahuan tapi ada humornya juga. Logika, humor dan materinya sangat luas sekali. Apa pun oleh beliau bisa dijadikan materi. Saya berharap dari NU harus ada dan tampil sebagai Kyai Hasyim yang baru,” harap Din. (afandi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *