Sabtu, 22 September 2018
Home/ Berita/ IMM Menakar Regenerasi Tahun Politik 2019

IMM Menakar Regenerasi Tahun Politik 2019

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD IMM DIY) menggelar Seminar Nasional dengan mengusung tema “Menakar Regenerasi Politik di Tahun 2019”.  Acara yang digelar di Auditorium Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada (UGM) pada Senin, (12/03) ini merupakan bagian dari rangkaian Milad IMM ke 54.
 
Dalam sambutannya Qahfi Ramula DPD IMM mengatakan kebanyakan mahasiswa memahami politik adalah seni merebut kekuasaan, saling sikut menyikut, dan rusuh. 
“Paradigma inilah yang akan kami rubah. Karena generasi muda, yang akan menentukan beberapa tahun yang akan datang. Jangan malas berpolitik agar tidak keliru dan dapat menyukseskan kemerdekaan Indonesia ini,” ujarnya. 
 
Dalam acara tersebut diisi oleh tiga pembicara, yakni, Danik Eka Rahmaningtyas, Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) dan Ahmad Hanafi Rais, Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) dan Fitrah Bukhori, DPP IMM.
 
Danik mengatakan menjadi aktivis jangan banyak diam terhadap keadaan. Politik adalah peluang bagi anak muda apalagi aktivis yang ingin memperbaiki kesalahan pada kebijakan-kebijakan, sehingga yang mestinya dilakukan adalah masuk dalam sistem tersebut. 
 
 “Dalam pesta demokrasi nanti, generasi muda bersiaplah memilih untuk menjadi pemilih, peserta, atau penyelenggara. Ingat, pemimpin lahir dari tiap keterbatasan,” kata Danik.
 
Sementara itu Hanafi Rais berpendapat diskusi tanpa aksi akan menguap. “Mestinya kita menjadi intelektual organik, sehingga kuat juga di lapangan. Menemukan passion dan masuk pada sistem learning by doing. Sehingga, berhentilah menjadi penonton, namun jadilah pemain karena yang berhak menadapatkan piala adalah pemain,” ungkapnya.
 
Pada penutupan, Fitrah Bukhori, DPP IMM berharap kader IMM dapat melek politik.
 
“Buta yang paling buruk adalah buta politik, karena semua yang menentukan adalah politik. Harapannya kader IMM dapat melek dan jangan apatis terhadap politik terlebih dalam Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) dan Pemilihan Presiden (PLIPRES) serentak nanti, demi negara kita yang lebih baik,” harapnya. (Syifa)
 
Sumber : DPD IMM DIY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *