Rabu, 22 Agustus 2018
Home/ Berita/ Advokasi 'Aisyiyah Hasilkan Surat Edaran IVA dan ASI di Kabupaten Cirebon

Advokasi 'Aisyiyah Hasilkan Surat Edaran IVA dan ASI di Kabupaten Cirebon

MUHAMMADIYAH.OR.ID, CIREBON – Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Cirebon dalam Program MAMPU (Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan) menjadi saksi penandatanganan Surat Edaran (SE) ASI dan IVA bagi seluruh Puskesmas di Kabupaten Cirebon oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Cirebon, Selasa (6/2).

Disampaikan oleh Rita Lindrayati, Koordinator MAMPU 'Aisyiyah bahwa kurang lebih sudah satu tahun 'Aisyiyah melakukan advokasi untuk SE ini yang karena berbagai dinamika akhirnya bisa disahkan sekarang."Alhamdulillah Ibu Kadinkes mensupport usulan dari kami ini dalam rangka meningkatkan kesehatan reproduksi dan peningkatan pemahaman dan pemberian ASI di Cirebon," ujar Rita.

Rita menyebutkan  SE ASI mengatur salah satunya mengenai pendirian pojok ASI dan juga sosialisasi pemberian ASI Eksklusif secara lebih intensif. Sedangkan untuk SE IVA adalah tentang pelaksanaan Tes IVA secara reguler di puskesmas. "SE ini nantinya akan berlaku di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon," terang Rita.

PDA Kabupaten Cirebon sangat bersyukur atas sudah ditandatanganinya SE untuk IVA dan ASI Eksklusif ini dan harapannya bisa segera terlaksana di semua puskesmas yang ada. Rita menyampaikan juga bahwa kedepannya sinergi antara 'Aisyiyah dan Dinas Kesehatan Cirebon akan terus terjalin karena dalam waktu dekat ini 'Aisyiyah akan mendirikan Rumah Gizi dan Kebun Gizi yang diharapkan bisa berpartisipasi dalam usaha meningkatkan kesadaran dan nilai gizi masyarakat Cirebon.

Diakui oleh Kepala Dinas Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni bahwa Ia sangat mendukung program dan kegiatan yang dilaksanakan 'Aisyiyah Cirebon termasuk terkait ASI dan kesehatan reproduksi. "Secara pribadi dan secara kedinasan, saya inginkan agar bayi-bayi di Kabupaten Cirebon khususnya dan seluruh dunia pada umumnya agar mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya, walaupun ibunya sibuk kerja dia pada saat menyusui bisa di ruang menyusui, dan bisa menyimpan ASIP dengan cara yang baik sesuai standar kesehatan," ujar Eny.

Terkait kesehatan reproduksi termasuk tes IVA Enny menyampaikan bahwa pemeriksaan IVA secara reguler adalah penting. "Kanker Serviks adalah penyakit yang mematikan akan tetapi bisa disembuhkan jika dideteksi lebih awal, itulah pentingnya deteksi dini, jangan sampai kita tahu tiba-tiba kankernya sudah stadium 3 atau 4," papar Enny. (Syifa)

Sumber: Suri

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *