Senin, 25 Maret 2019
Home/ Berita/ Gandeng Barberman, Pemuda Muhammadiyah Weleri Adakan Cukur Rambut Gratis Bagi Difabel

Gandeng Barberman, Pemuda Muhammadiyah Weleri Adakan Cukur Rambut Gratis Bagi Difabel

MUHAMMADIYAH.OR.ID, WELERI - Dilatarbelakangi oleh prinsip bahwa setiap manusia tidak ada yang sempurna sehingga pasti selalu membutuhkan orang lain, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Weleri menggandeng komunitas Weleri Barberman untuk menggelar aksi bagi nasi dan cukur rambut gratis, Jum’at (29/12) pagi.

Acara tersebut digelar dalam rangka 2 tahun Jum’at berkah, gerakan membagikan nasi yang diselenggarakan oleh PCPM dan Lazismu Weleri setiap Jum’at pagi untuk orang yang membutuhkan di area Kecamatan Weleri, Kendal.

Kegiatan dimulai dengan membagikan 500 bungkus nasi di sepanjang jalan utama Weleri, kemudian dilanjutkan dengan cukur rambut gratis yang diselenggarakan di gedung Dakwah Muhammadiyah (MDC) Weleri. Sekitar 50 orang menjadi peserta kegiatan cukur rambut tersebut.

Ketua PCPM Weleri, Heru Ardiasa menjelaskan bahwa semangat kegiatan ini adalah semangat sedekah. “kita memberikan apa yang bisa kita berikan kepada orang lain, ikhlas dan senang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan cukur rambut gratis, PCPM Weleri dibantu oleh 10 pencukur dari komunitas Weleri Barberman yang juga rutin mengadakan sedekah cukur bagi kalangan difabel, anak yatim dan kelompok masyarakat yang membutuhkan. 

Pada kesempatan tersebut Heryanto Prabowo, Ketua Weleri Barberman mengungkapkan bahwa Pemuda Muhammadiyah, Barberman dan segenap elemen lain harus merapatkan barisan untuk bakti sosial menyedekahkan waktu dan kemampuan dalam rangka membantu orang lain. 

Mufli, putra salah satu peserta cukur mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada penyelenggara, ayahnya yang sedang mengalami penyakit stroke bisa dicukur secara gratis. “Bapak merasa nyaman dipotong, katanya kalau motong pelan, halus,” ungkap Mufli di usai acara.

Sementara itu, Sani Abdurahman, tokoh muda kecamatan Weleri yang turut hadir mengisi acara tersebut menjelaskan bahwa kegiatan bagi nasi dan cukur gratis merupakan kegiatan mulia. Mengutip hadist Rasulullah, bahwa manusia yang paling utama adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain. “Jadi, sangat tepat bila jargonnya seberapa hebat dirimu untuk orang lain,” pungkas Sani.

Sumber: Rifqi Khoirulanam

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *