Sabtu, 21 April 2018
Home/ Berita/ Marpuji Ali Menilai Kerjasama dengan AMCF Perlu Meningkatkan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan

Marpuji Ali Menilai Kerjasama dengan AMCF Perlu Meningkatkan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menjalin kerja sama selama 15 tahun dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF). Sejak 2002, sudah banyak program AMCF yang didirikan di tanah wakaf Muhammadiyah, diantaranya adalah program pendidikan bahasa Arab di 19 Ma’had AMCF di Indonesia yang 17 diantaranya dikelola oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

Hal tersebut seperti yang dijelaskan Marpuji Ali, Bendahara PP Muhammadiyah. Menurutnya Ma’had merupakan bagian dari Universitas Muhammadiyah yang merupakan organisasi non-profit dan otonom dalam mengelola sistem pembelajaran dan administrasi keuangan secara mandiri.

“Saya berharap, dalam forum ini kita bisa bersama-sama menyusun rencana dan merumuskan formulasi kebijakan-kebijakan strategis untuk pengembangan Ma’had ke depan,” ujar Marpuji dalam agenda Rapat Koordinasi Rektor PTM dalam Pengelolaan Ma’had AMCF, Sabtu malam (16/12).

Sebagai informasi, kerjasama antara PP Muhammadiyah dengan AMCF ini sampai periode 2025 dan akan dilakukan perpanjangan jika hal tersebut bisa disepakati oleh kedua belah pihak.

Marpuji menambahkan hal yang menjadi kendala pada kerja sama ini adalah Ma’had AMCF bergerak sendiri tanpa koordinasi yang baik dengan kedua belah pihak.

“Harus ada kerjasama yang saling memahami antara kedua belah pihak, sehingga tidak tabrakan. Misalnya, walaupun Muhammadiyah bekerjasama dengan ma’had yang kiblatnya condong ke salafiyah, harusnya tetap ada nilai Muhammadiyah yang kuat dalam pelaksaan di tiap-tiap ma’had,” jelasnya.

Marpuji berharap, kerjasama Muhammadiyah dengan AMCF ini bisa dimanfaatkan sebagai wujud persiapan dalam membentuk kader ahli dakwah dan keagamaan. Sehingga, kekurangan yang selama ini terjadi harus segera diperbaiki demi mencapai cita-cita yang diharapkan.

“Untuk itu, kegiatan ini penting, selain mengeksplorasi berbagai persoalan yang muncul di PTM dan Muhammadiyah terkait ma’had AMCF, juga merancang sinergi dalam pengelolaan kegiatan ke depan,” harapnya.

Adapun PTM yang memiliki Ma’had diantaranya UM Sumatra Utara, UM Sumatra Barat, PWM Batam, UM Palembang, UM Yogyakarta, UM Surakarta, UM Sidoarjo, UM Malang, UM Mataram, UM Pontianak, UM Kalimantan Timur, UM Palangka Raya, UM Makassar, UM Palu, UM Gorontalo, UM Maluku Utara dan STKIP Muhammadiyah Sorong. (Nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *