cool hit counter

Persyarikatan Muhammadiyah

gambar
Rabu, 20 Jun 2012 | 15:53 WIB |
Dibaca: 1579

Sekitar 2000 Peserta siap ikuti Olimpiade Ahmad Dahlan 2012 di Yogyakarta

 

Yogyakarta- Peserta Olimpiade Ahmad Dahlan (Olympicad) ke-2 tahun 2012, sampai Rabu (20/6) tercatat ada 1.757 orang utusan dari 18 Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia. Sebagaimana dikatakan Ketua Panitia DR Ariswan, MSi, DEA, hingga saat ini Nangroe Aceh Darussalam, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, NTT, Kalteng, Kalsel, Sulbar, Sultra, Sulteng, Sulut, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat, belum ada konfirmasi kehadirannya dan diperkirakan akan ada lebih dari 2000 peserta.

 

Menurut Ariswan, kegiatan akan diawali dengan pawai ta’aruf pada Minggu (8/7) pukul 13.00-17.00 WIB dari Stadion Kridosono menuju Parkir Wisata Ngabean Yogyakarta, yang akan dilepas Ir HM Hatta Radjasa (Menko Perekonomian RI). Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Prof Dr H Baedhowi, MSi akan hadir di panggung kehormatan di depan Gedung PP Muhammadiyah (Lama) Jl KHA Dahlan Yogyakarta.

 

Untuk pembukaan Olimpiade Nasional Perguruan Muhammadiyah di GOR Amongrogo Yogyakarta, Rabu (11/7) akan dimeriahkan pertunjukan seni gamelan dari SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta, tarian daerah dari SD Muhammadiyah Medan, penampilan teater (Teater Pelajar Kota), nasyid (SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta). "Di samping itu, ada juga demontrasi Tapak Suci Putra Muhammadiyah dan penampilan band SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta," jelas Ariswan.

 

Ditambahkan Ariswan, bazar dan pameran akan berlangsung pada 10-12 Juli 2012 di areal GOR Amongrogo Yogyakarta yang akan dibuka Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Dalam kegiatan itu akan diisi pentas seni siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal dan SD Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta. Selain pentas band SMP dan SMA Muhammadiyah, juga akan diadakan lomba fashion show.

 

Sedangkan untuk Seminar Pendidikan di Universitas Ahmad Dahlan Kampus I Jl Kapas Yogyakarta, Kamis (12/7), materi yang akan disampaikan adalah peluang dan tantangan masa depan pendidikan Muhammadiyah oleh Prof H Suyanto, PhD, strategi pengembangan perguruan dasar dan menengah Muhammadiyah (Prof H Zamroni, PhD), mewujudkan budaya mutu dalam sekolah dan madrasah Muhammadiyah (Prof Dr HA Malik Fadjar, MSc) dan membangun pencitraan pendidikan media yang akan disampaikan Dr H Surya Paloh (owner Metro TV).

 

Tak kalah menariknya, peserta dan pendamping akan diterima Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara welcome dinner di Pagelaran Keraton Yogyakarta, Selasa (10/7), yang akan dihadiri Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Prof Dr H Baedhowi, MSi dan Ketua PWM DIY serta diakhiri dengan dialog interaktif antara Sultan HB X dengan peserta Olympicad II tahun 2012.

*foto: (ilustrasi) http://mimkaranganyar.wordpress.com/


Tags: muhammadiyah, dikdasmen, olimpicad
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: majelis pendidikan dasar dan menengah

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

1 Komentar


andar batik
10-07-2012 21:26:35
mudah2an acaranya sukses,...dan semoga muhamadiyah terus maju

Beri Komentar


Kalau saudara semua tertarik untuk memberikan komentar terhadap berita atau artikel di atas, kami mohon agar memberikan komentar yang santun untuk kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Isi komentar terserah dari pembaca, tapi jika dinilai kurang layak tampil oleh pengelola website, maka kami akan menghapusnya.
*) Harus Diisi

Nama * Email *

Website

Tulis Komentar *
Kode *

Berita Lain



iklan

Berita Terpopular

Yogyakarta- Sebagaipuncak acara Milad Muhammadiyah, rencananya akan digelar di Sportorium Univers ... selengkapnya
Yogyakarta- Muhammadiyah mengecam segala bentuk terror dengan menggunakan kekerasan atau senjata ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Para Begawan tidak bisa berumah di atas angin, lebih-lebih tenggelam dibawah atap kantornya sendiri, tanpa melibatkan diri dalam agenda-agenda pemikiran dan aksi pencerahan bangsa
[HM. Haedar Nashir]
iklan