Sabtu, 18 November 2017
Home/ Berita/ Kader IPM Diharap Tingkatkan Kompetisi dalam Berorganisasi

Kader IPM Diharap Tingkatkan Kompetisi dalam Berorganisasi

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LAMONGAN - Demi tercapainya pemerataan kompetensi kader di seluruh wilayah, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Lamongan mengadakan Pelatihan Dasar Kader Taruna Melati yang diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 06 Modo pada tanggal 10 hingga 12 November 2017.

Ketua PD IPM Lamongan, Irvan Shaifullah menyampaikan pentingnya kader IPM untuk meningkatkan kompetensinya, terutama dalam hal berorganisasi. “Kemampuan dalam manajemen diri dan organisasi sangat penting dimiliki oleh seluruh kader IPM, sebab itu yang akan menentukan arah gerak IPM kedepan,” ungkapnya.

Sementara itu, pada saat acara penutupan PKTM, Ahad, (12/10). Ketua bidang pengkaderan PD IPM Lamongan, Dedi Kurniawan menjelaskan bahwa PKTM ini adalah bagian penting dari sistem pengkaderan di tubuh IPM. “Kami mencoba mengawalinya dari dasar, membangun pondasi kuat kepada seluruh kader, “ jelasnya.

Dedi berharap, pelatihan tersebut tidak hanya berhenti di acara tersebut, akan tetapi tanggung jawab kader harus mampu membawa perubahan besar terutama di Lamongan. 

Muhammad Suud, Sekretaris Majelis Tabligh PDM Lamongan juga hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya Muhammad Suud, hadir juga untuk menyampaikan materi Masroin, Ketua Majelis Tabligh PDM Lamongan, PW IPM Jawa Timur, Afan Alfian dan juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Lamongan Sutono. Ada sekitar 60 orang peserta yang mengikuti acara tersebut.

Suud mengungkapkan bahwa Muhammadiyah di awal gerakannya adalah aksi, bukan reaksi. Suud menekankan bahwa Muhammadiyah  mampu menjawab tantangan zaman. “Sejak awal berdirinya gerakan ini, Muhammadiyah selalu menjadi ujung tombak utama dalam membimbing ummat, khususnya di Kauman, Yogyakarta.  Di antaranya, memberantas kebodohan, kemiskinan, dan kejumudan dalam beragama,” sambungnya.

Muhammadiyah bergerak bukan di ruang kosong, tapi sarat makna. Apa yang dilakukan berorientasi pada kemajuan, bukan hanya spontan apalagi instan. “Ini membuktikan bahwa Muhammadiyah memiliki tujuan kebangsaan dan keummatan,” serunya. (affandi)

 

Kontributor: Irvan Shaifullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *