Sabtu, 18 November 2017
Home/ Berita/ Optimalisasi Kinerja Kader TB 'Aisyiyah Klaten

Optimalisasi Kinerja Kader TB 'Aisyiyah Klaten

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KLATEN– Sub Sub Recipient (SSR) Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kabupaten Klaten menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi kader TB-HIV 'Aisyiyah di aula RSIA 'Aisyiyah Klaten unit 1, Selasa (7/11). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi kinerja para kader guna meningkatkan angka penemuan kasus TB, mengingat Klaten termasuk daerah dengan strata 2 terhadap penyakit TB.

“Karena Klaten termasuk daerah dengan strata 2 dimungkinkan kasus suspek TB masih banyak terjadi di kota bersinar ini dan belum banyak yang diketemukan, sehingga peran warga masarakat sangat dibutuhkan sekali untuk membantu tenaga kesehatan yang jumlahnya sangat terbatas dalam melakukan edukasi TB melalui aksi ketuk pintu agar masyarakat menjadi sadar  akan bahaya TB", kata koordinator program SSR TB-HIV Care ‘Aisyiyah Klaten Muhammad Habibi Miftakhul Marwa.

Habibi mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi ini diikuti 48 kader TB 'Aisyiyah yang tersebar di 10 kecamatan. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini sekaligus dijadikan sebagai sarana penajaman strategi percepatan peningkatan capaian suspek atau kasus TB HIV di Klaten untuk 1,5 bulan kedepan, hal ini mengingat capaian kasus TB yang berhasil ditemukan kader TB 'Aisyiyah Klaten baru mencapai 20 persen dari target 792 kasus pada semester IV atau kwartal 7 dan 8.

“Dengan monitoring dan evaluasi ini diharapkan kinerja kader lebih optimal dan tepat sasaran dalam melakukan sosialisasi penanggulangan TB di Klaten dengan strategi merubah pola sosialisasi, yang awalnya kader menyelenggarakan sosialisasi TB di daerah dimana di daerah tersebut tidak ada kasus TB, dan sekarang polanya dirubah menjadi sosialisasi TB melalui aksi ketuk pintu di rumah rumah yang di dalamnya terdapat pasien TB dan sekitarnya, sehingga dengan begitu dapat meningkatkan angka penemuan kasus baru,” ujar Habibi.

Monitoring dan evaluasi ini menghadirkan narasumber dokter dari pelayanan Dots RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten Zakiyah, yang menyampaikan materi "strategi kolaborasi kader TB 'Aisyiyah dengan RSUP Soeradji Tirtonegoro dalam tatapelaksanaan TB". Penyampaian materi tersebut diantaranya mengenai penginformasian pasien TB yang mangkir berobat yang dapat berakibat menjadi TB MDR dan pemilihan kader TB 'Aisyiyah sebagai PMO pendamping. Kehadiran dokter tersebut dimanfaatkan para kader untuk berkonsultasi tentang kendala maupun temuan TB yang dihadapi di lapangan. (nisa)

Sumber: Zakaria Muhammad

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *