Rabu, 18 Oktober 2017
Home/ Berita/ Muhammadiyah Bantu Petani Organik Situbondo Masuki Pasar Internasional

Muhammadiyah Bantu Petani Organik Situbondo Masuki Pasar Internasional

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) intens melakukan pendampingan pertanian organik di Kabupaten Situbondo. Harapannyaagarpertanian organik di Kabupaten Situbondo dapat berdampak pada pemasaran beras organik secara nasional dan internasional.

Indah Prihartini GuruBesar Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) UMM menyampaikan tindaklanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UMM dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo pada 5 Oktober lalu meminta agar UMM mengirimkan tenaga ahli untuk mendampingi pengembangan kluster pertanian organik.

Indah mengaku bahwa project ini dapat memberi nilai tambah bagi UMM karena terdapat laboratorium lapangan sebagai fasilitas mahasiswa dan dosen mengembangkan kompetensi pertanian organik.

Disampaikan Indah bahwa pendampingan yang dilakukan UMM meliputi perencanaan pengembangan padi organik, menentukan lokasi pengembangan sesuai dengan potensi wilayah, pengembangan SDM pada kelompok tani berupa pelatihan, serta pendampingan budidaya pertanian organik dari hulu hingga hilir.

“Selain itu, hal yang dapat dilakukan yaitu mengontrol produktivitas tanah dan tanaman, kualitas padi yang dihasilkan, hingga manajemen kelompok tani sebagai pelaku organik,” imbuhnya.

Lebih lanjut Indah menjelaskan, Setelah memperoleh kualitas padi organik yang baik, langkah selanjutnya ialah mensinergikan kelompok tani Kabupaten Situbondo dengan lembaga atau perusahaan yang telah bergerak di bidang penjualan beras organik.

Indah menambahkan, tak hanya padi organik. Kedepannya Indah akan membidik tanaman tebu organik yang dinilai memiliki banyak manfaat. Indah beranggapan, tebu menjadi tanaman yang potensial, karena 50 persen kawasan Situbondo ditumbuhi tanaman tebu, serta terdapat tiga pabrik gula di sana.

Indah juga berharap kesejahteraan petani Kabupaten Situbondo dapat meningkat, peningkatan kesejahteraan ini dapat dilihat dari harga beras yang baik, diikuti dengan kualitas produktivitas beras yang juga baik.

"Kualitas dan kuantitas beras organik yang baik ini ditentukan oleh proses budidaya yang juga baik dan kami akan mendampingi hingga itu terwujud," tutupnya. (dila)

Sumber: Humas UMM

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *