Selasa, 07 April 2020
Home/ Berita/ Muhammadiyah Dirikan Dapur Balita Hingga Pelayanan Kesehatan Bagi Pengungsi Gunung Agung

Muhammadiyah Dirikan Dapur Balita Hingga Pelayanan Kesehatan Bagi Pengungsi Gunung Agung

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Kondisi Gunung Agung semakin kritis. Hal ini ditandai dengan semakin lebarnya rekahan di kawah gunung. DikatakanKepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika adanya rekahan menunjukkan sumber energi letusan semakin dekat ke permukaan.

Melihat situasi tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) tidak tinggal diam. Arif Jamali Muis Wakil Ketua MDMC menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berkonsentrasi pada beberapa pelayanan, diantaranya yaitu berupa dapur balita, pelayanan kesehatan, dan psikososial.

Arif mengatakan, hingga saat ini MDMC telah mengerahkan relawan yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta yang telah diberangkatkan ke Bali selama dua belas hari yang lalu.

“Mereka sudah terkoordinasi dan akan terus dikerahkan hingga kondisi Gunung Agung membaik, begitu pula dengan beberapa pelayanan dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan akan terus berlanjut,” ujar Arif, ketika ditemui pada Sabtu (30/9).

Adapun berdasarkan informasi lainnya yaitu,  pada tanggal 29 hingga 30 September 2017 dalam laporan kegiatan MDMC telah menyediakan pelayanan psikososial, pelayanan kesehatan di Slumbung dengan jumlah pasien 172 orang, dapur balita dan lansia dengan menyediakan 200 paket makanan, dan pemeriksaan kesehatan anak terhadap 74 anak.

Selain itu, kegiatan lain yang juga dilakukan MDMC yaitu berupa pengaturan drainase dan pembersihan lingkungan, pemeriksaan kesehatan warga di tempat pengungsian, lanjutan pembenahan menejemen logistik, pendampingan belajar kelompok malam, sekolah ceria dan sosialisasi dampak abu vulkanik untuk anak yang dilakukan sambil bermain.

Disamping itu juga terdapat dokter Rubby, salah satu personil MDMC divisi tanggap darurat dan rehabitalisasi rekonstruksi yang bertugas sebagai tim asisten, yang ikut turun memeriksa kesehatan warga sekitar Gunung Agung Bali yang mengungsi.

Saat ini tim kesehatan Muhammadiyah diturunkan dari RS Muhammadiyah Jawa Timur bersinergi dengan relawan Muhammadiyah dari Bali, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY. Selain itu juga didukung penuh oleh jaringan Lazismu yang terus menghimpun dana dari masyarakat. (tuti)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *