Kamis, 21 September 2017
Home/ Berita/ IMM Tekankan Pentingnya Organisasi Bagi Mahasiswa

IMM Tekankan Pentingnya Organisasi Bagi Mahasiswa

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG - Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi ajang perekrutatan kader bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Hal itu juga dilakukan oleh IMM Komisariat Aufklarung Teknik UMM sebagai organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah yang berada di lingkup Fakultas Teknik UMM.

Dalam perkenalan Ortom Muhammadiyah yang diadakan Rabu (6/9) di Aula Teknik Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UMM, IMM Komisariat Aufklarung Teknik menekankan pentingnya berorganisasi kepada mahasiswa baru (maba).

IMM Komisariat memandang berorganisasi dapat menumbuhkan sikap percaya diri, rasa tanggungjawab, menunjukkan jati diri dan kepribadian, memperluas wawasan dan pengetahuan, dan melatih jiwa untuk saling kerja sama antar kawan.  Perkenalan tersebut juga menyerukan kepada mahasiswa baru Fakultas Teknik untuk bergabung dengan IMM serta menjadi ajang untuk menegaskan trilogi IMM, bahwasanya IMM mempunyai 3 lahan garap, yaitu sektor keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan.

Melan Delvita, Ketua Bidang Kader IMM Komisariat Aufklarung Teknik menjelaskan latar belakang penggunaan nama Aufklarung sebagai nama Komisariat IMM di Fakultas Teknik. "Kata Aufklarung diambil dari peristiwa di abad pertengahan yang mana dominasi gereja telah mengekang kehidupan saat itu, sehingga manusia dalam keadaan terbelakang dan bodoh. Lalu muncul tokoh yang menjadi awal kebangkitan pada saat itu yang berani melawan gereja meski harus mati ditangan dominasi gereja, tapi semangatnya mampu menular kepada rakyat yang terkekang sehingga mampu melawan dominasi gereja dan menjadi kebangkitan pada saat itu," jelasnya.

Melan pun menambahkan kata Aufklarung tersebut mempunyai arti pencerahan. "Diambil dari Bahasa Jerman, yang merupakan zaman setelah kebangkitan yaitu zaman pencerahan. Aufklarung digunakan sebagai nama komisariat, karena kita mengambil spirit pembebasan yang terus melawan sistem yang mengekang sehingga harapan besarnya adalah semua kader IMM Aufklarung Teknik mampu memberikan manfaat kepada rakyat dan terus berjuang melawan penindasan," lanjutnya.

Dalam orasi politik itu, Deka Lugianto, Sekretaris Bidang Hikmah IMM Komisariat Aufklarung menyampaikan tentang kondisi kekayaan alam indonesia yang hanya dinikmati oleh segelintir orang.

"Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah ruah seharusnya tidak ada syarat sedikitpun untuk mengalami kemiskinan, tapi karena kerakusan pemodal, kekayaan alam yang melimpah ruah ini hanya dirasakan oleh golongan-golongan tertentu saja, sedangkan berjuta-juta rakyat indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan," ujarnya dalam orasi tersebut.

Selain itu, Fatmasari, Sekretaris Bidang IMMawati menyampaikan orasi politiknya mengenai peran dan fungsi mahasiswa. Ia menegaskan bahwasanya mahasiswa harus hidup ditengah-tengah rakyat dan secara bersama-sama melakukan perubahan terhadap kondisi sosial hari ini yang semakin memprihatinkan, karena itulah fungsi mahasiswa sebenarnya sehingga mampu memberikan kontribusi dalam melakukan perjuangan untuk melawan penindasan. (Syifa)

Kontributor : Ubay

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *