Kamis, 21 September 2017
Home/ Berita/ Muhammadiyah: Program PPK Bentuk Karakter Hebat Siswa Indonesia

Muhammadiyah: Program PPK Bentuk Karakter Hebat Siswa Indonesia

MUHAMMADIYAH. OR. ID, YOGYAKARTA - Arif Jamali Muis Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY mengungkapkan, seseorang bisa meraih keberhasilan dalam keilmuan jika seseorang memiliki karakter yang baik. 

Sehingga, dengan adanya program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI bagi Arif merupakan momentum penting untuk mengembalikan pendidikan yang seutuhnya melalui pendidikan karakter.

“Ini menjadi sangat penting, karena siswa juga perlu ditanamkan nilai kerja keras, semangat, peduli sesama, dan sebagainya, yang tidak hanya berupa kognitif saja,” ujar Arif saat diwawancarai di kantor MDMC, Senin (21/8).

Selain itu, menurut Guru SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta ini pendidikan karakter tentu memberi dampak baik bagi siswa, karena aktivitas siswa bisa terpantau guru. 

Terlepas dari hal itu pendidikan karakter ini merupakan bagian dari program Full Day School (FDS).  “Polemiknya adalah sejauh ini yang siap menjalankan FDS itu adalah kebanyakan dari sekolah swasta, karena fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) gurunya telah tercukupi,” imbuhnya. 

Pada dasarnya,lanjut Arif pelaksanaan program ini membutuhkan dana yang cukup bagi masing-masing sekolah, agar bisa memfasilitasi kebutuhan sekolah dalam menjalankan program FDS.

“Ketika ini menjadi kebijakan pemerintah, tentunya pemerintah sudah memikirkan bagaimana mencukupi biayanya, karena tidak semua masyarakat di Indonesia bisa menikmati pendidikan karakter tersebut seperti yang dilakukan sekolah swasta itu, sehingga ini bagian dari pemerataan pendidikan agar bisa dinikmati oleh semua sekolah,” lanjut Arif.

Dengan demikian, Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) ini mengatakan jika hal inj menjadi kebijakan pemerintah, maka pemerintah harus menyiapkan dana yang cukup guna pemerataan kualitas pendidikan.

“Jika peraturan dari presiden sudah muncul maka konsekuensi dari peraturan presiden adalah adanya pendanaan untuk mengimplementasikan program ini,” terangnya. 

Adapun salah satu upaya kesuksesan program PPK menurut Arif yaitu dengan adanya peningkatan kapasitas guru, melalui model pembelajaran yang kreatif. Selain itu, kepala sekolah juga bertugas memenej segala kegiatan di sekolah agar model pendidikan karakter bisa berjalan dengan baik. 

“Yang jelas tokoh utama dalam kesuksesan penanaman pendidikan karakter adalah peran guru, walaupun nantinya peraturan tersebut juga telah dikeluarkan oleh Permendikbud,” jelasnya.

Arif berharap, dengan adanya dukungan dan keinginan pemerintah untuk lebih meningkatkan pendidikan karakter, kebijakan ini bisa menjadi pintu masuk untuk membentuk karakter hebat pada siswa. (tuti)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *