Senin, 23 Oktober 2017
Home/ Berita/ IMMawati Diharapkan Dapat Melahirkan Intelektual Perempuan yang Tangguh

IMMawati Diharapkan Dapat Melahirkan Intelektual Perempuan yang Tangguh

MUHAMMADIYAH.OR.ID, Surabaya – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar Silaturrahim Nasional (Silatnas) IMMawati (kader perempuan IMM) di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA), Jakarta pada Jumat (11/8).

Dihadiri oleh IMMawati dari seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM se-Indonesia, kegiatan yang dimotori oleh Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM tersebut mendapat antusiasme tinggi peserta dan berbagai pandangan serta harapan bagi keberlangsungan IMMawati.

"Wanita diciptakan Allah agar bisa bersama laki-laki, untuk beramal dan berjuang, memelihara dan memakmurkan dunia sebagai kholifah fil ardh," ucap Nur Aini Azizah, Ketua Bidang IMMawati DPD IMM Jawa Timur.

Lebih lanjut Azizah mengatakan, dalam kegiatan ini, tiap daerah akan membawa problematika daerah masing masing, dengan harapan menemukan titik kesamaan dan kesepahaman dalam membaca problematika IMMawati.

“Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi dan harus digarap pada silatnas kali ini, yaitu terkait Grand Design Gerakan IMMawati yang di dalamnya mencakup persoalan perkaderan, maka adanya standarisasi perkaderan yang jelas sangat dibutuhkan, bagaimana standart IMMawati tingkat Komisariat dari Pra DAD dan pasca DAD, lalu IMMawati di tingkat Cabang, Daerah, hingga di Pusat," katanya.

Azizah mengatakan hal semacam itu terjadi karena rule atau prosedur dan mekanisme yang belum jelas. "Kami tentunya menaruh harapan besar atas diselenggarakannya Silatnas, harapannya nantinya, sesegera mungkin, IMMawati akan melahirkan kaum Intelektual Perempuan yang tangguh, dan itu tentu dimulai dari standarisasi perkaderan yang jelas. Kami juga mendorong keterlibatan IMMawan dalam permasalahan IMMawati, baik di wilayah perkaderan atau yang lainya sehingga terkikisnya bias gender di tubuh IMM itu sendiri," tukasnya. 

Harapan dari kegiatan ini adalah, di akhir, wajib hukumnya melahirkan gagasan-gagasan yang berani, konsep perkaderan yang terstruktur dan terstandarisasi serta grand design yang jelas," tutupnya. (nisa)

Kontributor: Ubay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *