Sabtu, 16 Desember 2017
Home/ Berita/ Dikdasmen PDM Bandung Wujudkan Transparansi Keuangan Muhammadiyah

Dikdasmen PDM Bandung Wujudkan Transparansi Keuangan Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bandung adakan pembinaan dan pelatihan pengelolaan keuangan sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Bandung dari sekolah tingkat dasar, menengah dan atas, pada Sabtu (15/7).

Acara yang bertempat di ruang SMP ‘Aisyiyah Rancaekek ini di hadiri oleh 18 sekolah Muhammadiyah yang diwakili oleh kepala sekolah dan bendaharanya.

Didin Setiawan Ketua Dikdasmen PDM Kabupaten Bandung mengatakan bahwa kegiatan ini akan di isi materi tentang laporan keungan, RKS dan persiapan audit. "Kegiatan ini adalah pembinaan pengelolaan keuangan Muhammadiyah khususnya di amal usaha pendidikan yang dilaksanakan oleh Dikdasmen daerah sebagai pelaksana,” ungkap Didin saat di temui di tempat acara.

Menurut Didin, pelatihan ini merupakan bentuk persiapan audit LPKM se-Jabar, sehingga bertujuan untuk  menyamakan standar audit yang tercatat akuntabel, transparan dan dapat di pertanggung jawabkan.

“Hal ini juga salah satu bentuk diagnosa atau mencari kelemahan dalam AUM, dan selama ini kita lemah dalam hal pelaporan keuangan, dan kita memperbaikinya. Jadi intinya kita akan memberikan saran dan memperbaikinya,” imbuh Didin.

Sementara itu, Didin juga menjelaskan bahwa tujuan diadakan kegiatan ini adalah agar sekolah Muhammadiyah dapat sehat dalam hal keuangan dan Ia berharap agar sekolah muhammadiyah bisa meningkatkan kinerjanya.

"Karena laporan keuangan adalah pintu masuk fitnah, sehingga jika laporan keuangan terbuka maka tidak akan ada fitnah karena lebih transfaran dan tidak akan ada saling curiga," ujarnya.

Didin pun menjelaskan bahwa program ini akan berkelanjutan. "LPKM kabupaten akan mengadakan audit setelah dilatih, dan juga RKS harus sepengetahuan dikdasmen, dan untuk tingkat SD dan SMP harus disahkan oleh dikdasmen daerah, sementara untuk SMA, SMK dan MA oleh dikdasmen wilayah," tutupnya. (tuti)                      

Kontributor: Sahrul Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *