Selasa, 19 Desember 2017
Home/ Berita/ Mahasiswa Eropa Miliki Ketertarikan Besar Terhadap MDMC

Mahasiswa Eropa Miliki Ketertarikan Besar Terhadap MDMC

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA– Kiprah Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam penanganan bencana mendapat tempat khusus di ranah international. Hal itu dibuktikan dengan dicanangkannya kerjasama program magang mahasiswa Eropa yang tergabung dalam Network On Humanitarian Action (NOHA) in International  Association Universities.

Peserta Program Magang Mahasiswa Eropa di MDMC terdiri dari Mahasiswa asal Belanda, Swedia, Austria, Jerman, Inggris dan beberapa negara lain di Benua Eropa. Mahasiswa akan melaksanakan program magang dalam kurun waktu tiga bulan dengan berbagai lintas disiplin ilmu. Diantaranya Mahasiswa Psikologi, Kejurnalistikan, Hubungan International, dan lain sebagainya.

Barori Budi Aji, Sekretaris MDMC, mengatakan pada Jumat (7/8), Program Magang Mahasiswa NOHA in International Association Universities ini telah dilakukan sebanyak tiga periode. “Periode pertama pada awal Januari tahun 2016, sedangkan periode ketiga program magang ini akan mulai dilaksanakan pada Juli hingga September 2017. Selama tiga bulan, Mahasiswa akan difokuskan pada pelatihan praktik dibidang pelayanan kemanusiaan” paparnya

Selain itu, tambah Barori, mereka akan diajak untuk ikut terlibat menganalisis langkah kerja MDMC di lapangan. “Ada juga tadi Mahasiswa yang menawar magang hingga satu semester (enam bulan, red). Mereka exited dengan kegiatan kemanuasiaan yang akan dilakukan oleh MDMC pada bulan Desember 2017 ditingkat nasional” kata Barori.

Adapun rencana MDMC dalam memfasilitasi Mahasiswa yang magang tersebut yaitu dengan menempatkan mereka sesuai dengan disiplin ilmu dan konsentrasi masing-masing. MDMC juga memberikan pilihan untuk Mahasiswa Program dengan memilih posisi magang sesuai dengan kosentrasinya sehingga program Magang di MDMC dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Seperti halnya Amanda, Mahasiswa Psikologi nantinya akan diarahkan pada tim psikososial MDMC.

Tiga Program MDMC untuk Kemanusiaan

Sementara itu Rahmawati Husein, Wakil Ketua MDMC, mengatakan bahwa program yang sedang berjalan di MDMC seperti Sekolah dan Madrasah Aman Bencana (SMAB), Hospital Preparedness and Community Readiness for Emergency and Disaster (HPCRED), dan Preparations to Excel in Emergency Respon (PEER) dapat menjadi wadah untuk melaksanakan magang bagi mahasiswa.

“Ketiga program tersebut merupakan program percontohan untuk dapat diterapkan dan diaplikasikan oleh masyarakat baik di lingkup pendidikan, kesehatan, dan lembaga pada umumnya” pungkas Rahmawati.

Menaggapi hal itu Caroline, Mahasiswa Hubungan International  asal Austria, mengatakan bahwa ia tertarik dengan program yang sedang dilakukan oleh MDMC. Menurutnya, ketiga program tersebut memiliki konsentrasi kajian yang berbeda-beda dengan tujuan pengurangan risko bencana.

“Saya berharap dapat menggali banyak informasi tentang menejemen bencana (dari MDMC, red) agar dapat diaplikasikan untuk pengurangan risiko bencana di Negara saya,” ujarnya. (raipan)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *