Jum'at, 21 Juli 2017
Home/ Berita/ Muhammadiyah Konsisten Melawan Musuh Besar Negeri Ini

Muhammadiyah Konsisten Melawan Musuh Besar Negeri Ini

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Muhammadiyah adalah gerakan yang selalu menegakkan Al-quran dan As-sunnah. Muhammadiyah terbiasa mandiri dalam menjalankan kehidupan organisasinya, hal tersebut karena Muhammadiyah memiliki spirit ikhlas dan tulus dalam mengabdi.

Seperti yang dikatakan oleh Ahmad Syauqi Soeratno, Badan Pengurus Harian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BPH UMY), bahwa Muhammadiyah senantiasa konsisten dalam memerangi musuh besar yang ada di negeri ini.

“Muhammadiyah dalam umur yang sudah lebih dari satu abad ini, selalu berkontribusi dalam melawan musuh besar di negeri ini yakni kemiskinan, kebodohan dan ketidakadilan yang kemudian menimbulkan kesenjangan sosial,” ungkap Syauqi dalam acara Pengajian Ramadhan dan Buka Puasa Bersama serta Pemberian Kado Ramadhan Bagi Masyarakat Dampingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah pada Ahad (18/6) di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta.

Lebih lanjut Syauqi mengatakan bahwa turut serta Muhammadiyah dalam melawan tiga musuh itu dilakukan dengan pendirian sekolah seperti yang dahulu pertama dilakukan oleh KH. Ahmad Dahlan.

“Sejak dulu, Muhammadiyah sudah konsisten dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan kepentingan pendidikan, karena tiga musuh besar itu bisa dilawan melalui bangku sekolah,” tambahnya.

Oleh karenanya, kata Syauqi, pelaksanaan perlawanan terhadap tiga musuh negeri itu membutuhkan kerja sama dan sinergi dari berbagi lapisan Muhammadiyah, hal tersebut merupakan bentuk mencari karunia Allah agar umat manusia beruntung karena selalu berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Seperti yang dikatakan Al-qur’an surat Al-jumu’ah ayat 10 yang artinya “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”, kita harus selalu mencari karunia dan ridho Allah, melalui Muhammadiyah inilah salah satu jalannya,” tutup Syauqi. (nisa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *