Selasa, 27 Juni 2017
Home/ Berita/ Bersinergi dengan Pemerintah, ‘Aisyiyah Kota Medan Berantas Penyebaran TB-HIV

Bersinergi dengan Pemerintah, ‘Aisyiyah Kota Medan Berantas Penyebaran TB-HIV

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MEDAN – 'Aisyiyah Kota Medan yang terbentuk dalam Community TB-HIV Care Aisyiyah Kota Medan memperingati Hari TB (Tuberculosis)  sedunia yang jatuh pada 23 Maret 2017 di Gelanggang Remaja Kota Medan jalan Sutomo Kamis (20/4). Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang dilakukan sebelumnya diantaranya ketuk 1000 pintu masyarakat terduga TB. Kegiatan dihadiri Walikota Medan, Kepala puskesmas sekota Medan dan berbagai lembaga kesehatan di kota Medan.

Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kota Medan sebagai penanggung jawab program di Kota Medan telah melakukan kegiatan-kegiatan TB seperti pendampingan pasien, pelatihan pengawas menelan obat,dan lain sebagainya termasuk memperingati hari TB sedunia tahun ini.

SSR Kota Medan melakukan kegiatan ketuk 1000 pintu selama 4 hari. Hasilnya, 30 kader yang bertugas di lapangan yang tersebar di 17 kecamatan. Adapun jumlah rumah yang berhasil dikunjungi sebanyak 2428 rumah. Walhasil, ada 941 terduga TB yang dirujuk ke puskesmas dan 163 orang dinyatakan positif TB. Strategi ketuk pintu berhasil menjaring warga yang diduga TB. Strategi aktif dan massif seperti ini harus kita lakukan secara berkala agar warga yang diduga TB diajak untuk berobat ke puskesmas.

Ketua Daerah Aisyiyah Kota Medan Kholisanni Nasution mengharapkan kerja keras dan kerja tuntas seluruh kader serta lapisan masyarakat untuk terus mendukung program pencegahan TB diIndonesia yang termasuk kedalam salah satu negara yang paling banyak terdampak TB. 

"Kita semua berharap agar seluruh pihak dapat bekerjasama untuk pengentasan TB.  Mulai dari pemerintah Dinas Kesehatan Kota Medan, kader dan seluruh masyarakat," tegasnya

Hadir Walikota Medan yang diwakili Kepala Kesbangpol Ceko Wanda Ritonga dalam kegiatan yang bertemakan TOSS (Temukan, Obati,  Sampai sembuh)  Tuberkulosis ini.  Ia  menyampaikan terdapat tantangan dalam penanggulangan TB yang harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat antara lain kewajiban menemukan, mengobati dan mendampingi masyarakat terduga TB untuk mendapatkan hidup sehat dan berkualitas.

"Komunikasi yang baik antar masyarakat, kader dan penderita TB adalah cara paling efektif dalam penanggulangan TB. Masyarakat jangan sungkan melaporkan kerabat atau saudara yang terduga TB agar segera disebmbuhkan. Dinas Kesehatan Kota Medan siap melayani para pasien sampai sembuh," jelasnya. (Syifa)

 

Kontributor : Siti Saharani

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *