Minggu, 22 Oktober 2017
Home/ Berita/ UM Purwokerto Komitmen Jaga Kedaulatan Maritim Indonesia

UM Purwokerto Komitmen Jaga Kedaulatan Maritim Indonesia

 

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOKERTO - Indonesia merupakan negara kepulauan dengan laut terluas kedua di dunia, yakni mencapai 5,9 juta km2. Dengan bentangan 17.504 pulau dari Sabang hingga Merauke, yang memiliki lajur pantai hingga 95.181 km, tentulah negeri ini menyimpan kekayaan dan pesona eksotisme tersendiri.

Melihat betapa luas cakupan kelautan bangsa ini, kemaritiman Indonesia memiliki keanekaragaman alam yang begitu potensial bagi kesejahteraan masyarakat. Diprediksi potensi laut Indonesia mencapai enam kali lipat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Totalnya tak kurang dari Rp 7.200 triliun. Meski demikian, realita mengatakan berkah melimpah ini ternyata belum bisa membawa lebih dari 250 juta penduduk Indonesia menuju gerbang kesejahteraan.

Dilatarbelakangi fenomena inilah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berusaha andil dalam tugas mulia turut menjaga kedauatan maritim Indonesia. Secara garis besar ada empat hal yang menjadi fokus utama pembangunan di bidang maritim. Antara lain yaitu pembangunan kedaulatan maritim, penguatan hukum dan perjanjian maritim, pembangunan perbatasan maritim, dan peningkatan ketahanan dan keamanan wilayah maritim.

“Semangat kedaulatan maritim inilah yang tengah digalakkan civitas akademika UMP. Bahwa Indonesia merupakan negara kaya raya merupakan keniscayaan. Negeri ini memiliki kekayaan laut yang luar biasa. Hal tersebut tentu harus jaga dan kita olah untuk membangun kesejahteraan rakyat Indonesia. Di sinilah peran UMP akan kami dorong turut mengembangkan kekayaan laut kita. Apalagi pemerintah telah mengeluarkan kebijakan negatif investasi asaing. Tentu ini tugas kita semua,” papar Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kerjasama, dan Al Islam Kemuhammadiyahan UMP, Jebul Suroso, Senin (17/4).

Bentuk keseriusan UMP untuk turut menjaga kedaulatan maritim Indonesia, kata Jebul, yakni UMP tengah menyambung sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Dr. (HC) Susi Pudjiastuti, Rabu (19/4). “Setelah itu, dimungkinkan adanya pembicaraan peran pakar-pakar bidang kelautan dan perikanan UMP. Tujuannya tentunya adanya sebuah kerjasama masif antara UMP dan Kementrian Kelautan dan Perikanan,” kata Jebul.

Lebih lanjut, Jebul menjelaskan, dalam rencana pengembangan program studi (prodi) dan fakultas, UMP akan menambah dua prodi tambahan, yakni Aqua Culture dan Sumber Daya Aquatic. “Ini tentunya menjadi peran nyata UMP berbakti bagi bangsa ini. Kami berupaya memberikan sumbangsih dari penelitian-penelitian dan lulusan kami,” pungkas dia. 

Sumber: Humas UMP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *