cool hit counter

Persyarikatan Muhammadiyah

gambar

II. Kerangka Kebijakan Program Muhammadiyah Jangka Panjang (Visi Muhammadiyah 2025)

Program Muhammadiyah adalah rencana kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan visi yang ditetapkan dan ingin dicapai oleh organisasi. Program Muhammadiyah merupakan perwujudan dari usaha persyarikatan untuk mencapai tujuan Muhammadiyah. Program merupakan serangkaian langkah berencana dan berkesinambungan dalam rangka merealisasikan misi Muhammdiyah, baik sebagai gerakan Islam yang menjalankan misi dakwah dan tajdid, sebagai bagian dari umat Islam dan komponen bangsa Indonesia. Dengan demikian program disusun selain berpedoman pada acuan dasar organisasi juga pada realitas permasalahan yang dihadapi umat, bangsa, dan dunia Islam pada umumnya serta visi ideal atau kondisi yang ingin diciptakan yang terkait dengan terciptanya tujuan Muhammadiyah yaitu terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya sesuai dengan pentahapannya.
 
 
A. Visi dan Misi Ideal serta Usaha Muhammadiyah

Program Muhammadiyah bukan semata-mata rencana dan pelaksanaan seperangkat kegiatan yang praktis, tetapi merupakan aktualisasi atau perwujudan dari misi utama Muhammadiyah yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Misi utama atau misi ideal Muhammadiyah tersebut merupakan gerak berkelanjutan yang tidak pernah berhenti sejak Muhammadiyah berdiri hingga saat ini dan masa-masa ke depan sebagai perjuangan kolektif melalui organisasi. Capaian utamanya ialah terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Format masyarakat Islam yang sebenar-benarnya diaktualisasikan dalam gerakan yang multivariasi melalui Amal Usaha Muhammadiyah, Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah, Keluarga Sakinah, Qoryah Thoyyibah, dan secara inklusif dalam format Islamic Civil Society (Masyarakat Civil Islam), di samping melalui berbagai langkah pembentukan jamaah-jamaah di akar rumput atau Ranting yang mencerminkan kualitas masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Adapun visi ideal (tujuan utama), misi ideal (misi utama), dan usaha Muhammadiyah yang harus diwujudkan melalui program Muhammadiyah ialah sebagai berikut.
 
1.1. Visi Ideal Muhammadiyah
            Terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
 
1.2. Misi Ideal Muhammadiyah
(1)   Menegakkan Tauhid yang murni berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah.
(2)   Menyebarluaskan dan memajukan Ajaran Islam yang bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah yang shahihah/maqbulah.
(3)   Mewujudkan Islam dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.
 
1.3. Usaha Muhammadiyah
(1)   Menanamkan keyakinan, memperdalam dan memperluas pemahaman, meningkatkan pengamalan, serta menyebarluaskan ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan.
(2)   Memperdalam dan mengembangkan pengkajian ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan untuk mendapatkan kemurnian dan kebenarannya.
(3)   Meningkatkan semangat ibadah, jihad, zakat, infak, wakaf, shadaqah, hibah, dan amal shalih lainnya.
(4)   Meningkatkan harkat, martabat, dan kualitas sumberdaya manusia agar berkemampuan tinggi serta berakhlaq mulia.
(5)   Memajukan dan memperbaharui pendidikan dan kebudayaan, mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta meningkatkan penelitian.
(6)   Memajukan perekonomian dan kewirausahaan ke arah perbaikan hidup yang berkualitas
(7)   Meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
(8)   Memelihara, mengembangkan, dan mendayagunakan sumberdaya alam dan lingkungan untuk kesejahteraan.
(9)   Mengembangkan komunikasi, ukhuwah, dan kerjasama dalam berbagai bidang dan kalangan masyarakat dalam dan luar negeri.
(10) Memelihara keutuhan bangsa serta berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
(11) Membina dan meningkatkan kualitas serta kuantitas anggota sebagai pelaku gerakan.
(12) Mengembangkan sarana, prasarana, dan sumber dana untuk mensukseskan gerakan.
(13) Mengupayakan penegakan hukum, keadilan, dan kebenaran serta meningkatkan pembelaan terhadap masyarakat.
(14) Usaha-usaha lain yang sesuai dengan maksud dan tujuan Muhammadiyah.
 
 
B.    Landasan Yuridis
Bahwa program Muhammadiyah dengan rangkaian kebijakan dan kegiatannya senantiasa berpijak pada:
(1)   Al Quran dan As Sunnah sebagai sumber ajaran dan hukum Islam.
(2)   Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Peraturan-peraturan yang berlaku dalam Persyarikatan.
(3)   Mengindahkan falsafah dan dan dasar negara serta hukum yang sah dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan.
 
 
C.    Prinsip Pelaksanaan Program
Program Muhammadiyah dirumuskan dan dilaksanakan dengan mempedomani prinsip-prinsip sebagai berikut:
1.    Prinsip Ketauhidan; maksudnya program Muhammadiyah hendaknya merupakan perwujudan dari iman, tauhid dan ibadah kepada Allah;
2.    Prinsip Kerahmatan; maksudnya program Muhammadiyah hendaknya merupakan penjabaran dan pelaksanaan dari fungsi kerahmatan ajaran Islam;
3.    Prinsip Kekhalifahan; maksudnya program Muhammadiyah hendaknya merupakan penjabaran dan pelaksanaan dari fungsi kekhalifahan umat Islam dalam mengelola kehidupan;
4.    Prinsip Kerisalahan; maksudnya program Muhammadiyah hendaknya merupakan penjabaran dan pelaksanaan dari fungsi kerisalahan umat Islam, yaitu dakwah amar makruf nahi munkar dalam arti yang luas;
5.    Prinsip Kemaslahatan; maksudnya program Muhammadiyah hendaknya memperhatikan kemaslahatan umum;
6.    Prinsip Kemajuan; maksudnya program Muhammadiyah merupakan rangkaian kegiatan yang membawa pada pencapaian keberhasilan usaha dalam mencapai tujuan gerakan.
7.    Prinsip Rasionalitas dan Keilmuan; maksudnya program Muhammadiyah direncanakan dan dilaksanakan secara rasional dengan memperhatian dan memanfaatkan secara proporsional ilmu pengetahuan dan teknologi yang memungkinkan;
8.    Prinsip Kreatifitas           Lokal   dan Desentralisasi Proporsional; maksudnya perencanaan dan pelaksanaan program Muhammadiyah di tiap tingkatan pimpinan serta organisasi otonom dan amal usaha, di samping mengacu pada program Muhammadiyah hasil keputusan Muktamar, hendaknya disusun dan dilaksanakan dengan mempertimbangkan permasalahan dan potensi sumberdaya lokal, dengan memadukan secara seimbang dan proporsional antara pendekatan sentralistik (top-down) dan pendekatan desentralistik (bottom-up);
9.    Prinsip Fleksibilitas,        Efektivitas      dan      Efisiensi;          maksudnya pelaksanaan program Muhammadiyah hendaknya fleksibel, tepat sasaran dan memanfaatkan sumber daya dengan efisien.
10. Prinsip Hukum dan Keadilan, maksudnya pelaksanaan program Muhammadiyah hendaknya mempertimbangkan/mengindahkan hukum yang berlaku dan berorientasi pada penciptaan keadilan dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
 
 
D. Tujuan Program Jangka Panjang (Visi Muhammadiyah 2025)
Program Muhammadiyah Jangka Panjang yang disusun sejak Muktamar ke-45 tahun 2005 sampai tahun 2025 adalah suatu tahapan pencapaian tujuan persyarikatan itu sendiri, yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Secara spesifik rumusan tujuan Program Jangka Panjang sebagai Visi Muhammadiyah 2015 adalah: “Menjadikan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang utama serta terciptanya kondisi dan faktor-faktor pendukung bagi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”, yang ditandai dengan:
1.    Terciptanya perkembangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berkualitas utama (unggul) di bandingkan gerakan-gerakan keagamaan lain dalam melaksanakan misi dakwah dan tajdid yang ditunjukkan oleh keunggulan pelaku gerakan, sistem gerakan, organisasi dan kepemimpinan, jaringan, infrastruktur, amal usaha, dan aksi gerakan sebagai faktor penting dan strategis bagi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya serta peran Muhammadiyah dalam dinamika kehidupan umat, bangsa, dan percaturan global.
2.    Terlaksananya ajaran Islam dan tumbuhnya kesadaran masyarakat yang lebih luas akan keutamaan kehidupan Islami, yang menjamin terciptanya tatanan kehidupan (sistem sosial) yang lebih baik/unggul (utama) di segala bidang kehidupan sebagai wujud kehadiran Islam yang bersisifat rahmatan lil’’alamin dan membawa keutamaan hidup umat manusia meraih keselamatan/kebahagiaan kehidupan dunia dan akhirat (khasanah fiddun-ya wa a- akhirah).
3.    Tumbuhkembangnya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang semakin berkualitas (utama) yang tercermin dengan meningkatnya kehidupan keagamaan, moralitas, intelektualitas, dan kapasitas sosial masyarakat; serta mendorong berkembangnya fungsi-fungsi kekuatan sosial dan kelembagaan-kelembagaan pemerintahan yang menjamin terwujudnya kehidupan bangsa dan negara yang maju, adil, makmur, bermartabat, dan berdaulat di bawah naungan ridha Alah SWT (baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur).
4.    Berkembangnya tatanan kehidupan global yang adil, damai, dan bermartabat serta semakin proporsional peran dan tanggungjawab umat Islam (dunia Islam) di antara komunitas dunia yang lain sebagai perwujudan kehadiran Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin dalam dinamika peradaban dunia.
 
 
E.    Tahapan Kebijakan Program
Pokok kebijakan program jangka panjang merupakan pedoman dan arah gerak Persyarikatan yang dilaksanakan secara bertahap melalui program lima tahunan selama 20 tahun. Tahapan-tahapan program jangka panjang tersebut adalah sebagai berikut.
a.    Tahapan pertama(2005-2010), kebijakan program Muhammadiyah pada lima tahun pertama difokuskan pada: (1) penataan dan pembinaan organisasi dan jaringan agar mampu dan efektif untuk menjadi gerakan Islam yang maju, profesional, dan modern; serta (2) penataan dan pembinaan sistem gerakan dan amal usaha yang berkualitas bagi terciptanya kondisi dan faktor-faktor pendukung terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya; serta (3) meningkatnya peran Muhammadiyah dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika global.  
b.    Tahapan kedua (2010-2015), kebijakan program Muhammadiyah pada lima tahun kedua difokuskan pada: (1) peningkatan dan pengembangan organisasi dan jaringan untuk menjadi gerakan Islam yang maju, profesional, dan modern; (2) peningkatan dan pengembangan sistem gerakan, sumberdaya manusia, dan amal usaha yang unggul dan mandiri bagi terciptanya kondisi dan faktor-faktor pendukung terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya; serta (3) peningkatan peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika global.  
c.     Tahapan ketiga (2015-2020), kebijakan program Muhammadiyah pada lima tahun ketiga difokuskan pada (1) transformasi (perubahan cepat ke arah kemajuan) sistem organisasi dan jaringan yang maju, profesional, dan modern;   (2) berkembangnya sistem gerakan dan amal usaha yang berkualitas utama dan mandiri bagi terciptanya kondisi dan faktor-faktor pendukung terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya; serta (3) peningkatan dan pengembangan peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika global.   
d.    Tahapan keempat (2020-2025), kebijakan program Muhammadiyah pada lima tahun keempat (terakhir) difokuskan pada: (1) terciptanya seluruh elemen sistem gerakan Muhammadiyah yang unggul; (2) terciptanya kondisi dan faktor-faktor pendukung terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya; serta (3) berkembangluasnya peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika global.


F. Garis Besar Program Muhammadiyah

1.  Program Bidang Tarjih, Tajdid, dan Pemikiran Islam

a.    Rencana Strategis:
       Menghidupkan tarjih, tajdid, dan pemikiran Islam dalam Muhammadiyah sebagai gerakan pembaharuan yang kritis-dinamis dalam kehidupan masyarakat dan proaktif dalam menjawab problem dan tantangan perkembangan sosial budaya dan kehidupan pada umumnya sehingga Islam selalu menjadi sumber pemikiran, moral, dan praksis sosial di tengah kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang sangat kompleks. 

b.    Garis Besar Program:
1)    Mengembangkan dan menyegarkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat yang multikultural dan kompleks.
2)    Mensistematisasi metodologi pemikiran dan pengamalan Islam sebagai prinsip gerakan tajdid dalam gerakan Muhammadiyah
3)    Mengoptimalkan peran kelembagaan bidang tajdid, tarjih dan pemikiran Islam untuk selalu proaktif dalam menjawab masalah riil masyarakat yang sedang berkembang
4)    Mensosialisasikan produk-produk tajdid, tarjih dan pemikiran ke-Islaman Muhammadiyah ke seluruh lapisan masyarakat
5)    Membentuk dan mengembangkan pusat penelitan, kajian, dan informasi bidang tajdid dan pemikiran Islam yang terpadu dengan bidang lainnya.
 

2.  Program Bidang Tabligh

a.    Rencana strategis:
       Peningkatan kuantitatif dan kualitatif peran Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah kemasyarakatan yang berpengaruh langsung dalam menciptakan masyarakat Islami sebagai perwujudan dari partisipasi aktif Muhammadiyah dalam pembangunan umat dan bangsa untuk mencapai tujuan Muhammadiyah.

b.    Garis besar program:
1.     Peningkatan kuantitas dan kualitas dakwah dalam segala dimensi kehidupan sesuai dengan prinsip gerakan Muhammadiyah.
2.     Peningkatan mutu dan kompetensi muballigh Muhammadiyah
3.     Perluasan jangkauan dakwah agar mampu menyentuh berbagai level dan jenis kelompok masyarakat
4.     Pengembangan dan implementasi dakwah multimedia baik media lokal, maupun media dengan muatan teknologi baru
5.     Mengevaluasi dan memperbaiki konsep dan implementasi proyek-proyek dakwah Muhammadiyah, seperti dakwah jamaah, dakwah kultural dan sebagainya, agar kembali berjalan secara efektif.
6.     Mengembangkan metode dan praktek pembinaan kehidupan Islami dalam masyarakat.
 
 
3.    Program Bidang Pendidikan, Iptek, dan Litbang

a.    Rencana Strategis:
       Membangun kekuatan Muhammadiyah dalam bidang Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Insani, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), dan eksplorasi aspek-aspek kehidupan yang bercirikan Islam, sehingga mampu menjadi alternatif kemajuan dan keunggulan di tingkat Nasional atau Regional.

b.    Garis Besar Program:
1)    Membangun sistem informasi kekuatan Sumber Daya Insani (SDI) Muhammadiyah dalam bidang Iptek
2)    Menyusun Roadmap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Muhammadiyah
3)    Memobilisasi kekuatan Muhammadiyah dalam bidang Iptek melalui pusat-pusat keunggulan yang berbasis lembaga pendidikan Muhammadiyah
4)    Membangun cetak biru (blue print) pendidikan Muhammadiyah untuk menjawab ketertinggalan pendidikan Muhammadiyah selama ini, dan sebagai langkah antisipasi bagi masa depan pendidikan yang lebih kompleks
5)    Menegaskan posisi dan implementasi nilai Islam, Kemuhammadiyahan, dan kaderisasi dalam seluruh sistem pendidikan Muhammadiyah
6)    Mempercepat proses pengembangan institusi pendidikan Muhammadiyah sebagai pusat keunggulan dengan menyusun standar mutu
7)    Menjadikan mutu sebagai tujuan utama bagi seluruh usaha pengembangan amal usaha pendidikan Muhammadiyah
8)    Mengintegrasikan pengembangan amal usaha pendidikan Muhammadiyah dengan program pengembangan masyarakat
9)    Menyusun sistem pendidikan Muhammadiyah yang berbasis Al-Qur’an dan Sunnah
10) Mengembangkan program-program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan berbagai aspek kehidupan yang penting dan strategis sebagai basis bagi pengambilan kebijakan dan pengembangan kemajuan Persyarikatan.
11) Mengembangkan jaringan dan kerjasama lembaga-lembaga serta pusat-pusat penelitian dan pengembangan di lingkungan Persyarikatan.
 


Bab II(2) Next>>

iklan

Berita Terpopular

Jakarta - Kementerian Agama harus tetap ada dan namanya jangan diubah. Ini bagian dari sejarah ba ... selengkapnya
  KOREA -- Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin  yang juga Ketua Umu ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Setinggi-tingginya orang menguasai sains dan teknologi bila tidak diimbangi oleh agama, maka ia bisa menjadi anarki bahkan bisa berbahaya bagi kemaslahatan menusia
[Hj. Aisyah Amini]
iklan